Pemasungan yang dilakukan oleh Keluarga Terhadap Penderita Gangguan Jiwa



Tiur Romatua Sitohang(1*)

(1) Prodi Keperawatan Tapanuli Tengah Poltekkes Kemenkes Medan
(*) Corresponding Author

Abstract


Tindakan pemasungan merupakan salah satu bentuk pelanggaran dan pengabaian hak azazi manusia. Sampai saat ini masih banyak ditemukan penderita gangguan jiwa hidup dalam keadaan terpasung. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan pemasungan yang dilakukan oleh keluarga terhadap penderita gangguan jiwa di Kabupaten Tapanuli Tengah. Desain penelitian adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh keluarga penderita gangguan jiwa di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan jumlah 155 kepala keluarga. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan teknik chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan signifikan stigma, ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan dengan pemasungan. Kesimpulan penelitian didapatkan ada hubungan signifikan stigma, ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan dengan pemasungan dan tidak ada hubungan signifikan keterjangkauan fasilitas pelayanan kesehatan dengan pemasungan.. Disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki regulasi kebijakan dengan  menyusun dan menerbitkanperaturan daerah yang melindungi Orang Dengan Gangguan   Jiwa.

Pasung is a form of violation and neglect of human rights. Until now, there are still many people with mental disorders who live in a state of confinement. This study aims to obtain a description of the factors associated with retention by families of people with mental disorders in Central Tapanuli Regency. The study design was cross sectional. The population in this study were all families with mental disorders in Central Tapanuli District with a total of 155 households. The sampling technique is total sampling. Data collection was carried out using a questionnaire. Data analysis with chi square technique. The results found there is a significant relationship of stigma, the availability of health care facilities with the installation. The conclusion of the study found that there was a significant relationship between stigma, availability of health care facilities and retention. there is no significant relationship between the affordability of health care facilities and the saving.It is recommended that the Central Tapanuli Regency Government have a policy regulation by compiling and issuing regional regulations that protect People with Mental Disorders.


Keywords


Pasung ; Mental disorders ; Family; Availability of health services

Full Text:

PDF


Copyright (c) 2020 Tiur Romatua Sitohang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521