UPAYA PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DI BANGKA BELITUNG UNTUK KEBERHASILAN MENYUSUI ASI EKSKLUSIF TAHUN 2019



wina aguszulkia(1), rezka nurvinanda(2*)

(1)[email protected]
(2)[email protected]
(*) Corresponding Author

Abstract


The facts show that exclusive breastfeeding coverage in Indonesia as a form of improvement in infant nutrition has tended to decline in the last 3 years (Ministry of Health, 2018). According to the 2010 IDHS in Indonesia, only 10% of infants received breast milk on the first day, who were breastfed for less than 2 months as much as 73%, were given 2-3 months breastfeeding as much as 53% were given breast milk 4-5 months by 20% and exclusively breastfed until the age of 6 months 49% (Ministry of Health, 2018). The prevalence of exclusive breastfeeding in the Bangka Belitung Islands Province is relatively low (57.6%) in 2018 from January to June. This study aims to increase understanding of the importance of the benefits of exclusive breastfeeding, breast care and correct breastfeeding techniques in breastfeeding success. Quasi experimental research method, with one group pretest-posttest design without control. The research sample uses total sampling. The sample in this study were all pregnant women starting at 32 weeks 'gestation to 42 weeks' gestation by 78 respondents. Research instruments in the form of pre and post questionnaires. The data obtained were then analyzed using dependent t-test. The results of the study note that there is a significant influence between the knowledge of the mother before (pretest) and after (posttest) after being given health education about exclusive breastfeeding, breast care and proper breastfeeding techniques in Bangka Belitung.


Fakta menunjukkan bahwa cakupan ASI eksklusif di Indonesia sebagai salah satu bentuk peningkatan gizi bayi cenderung menurun pada 3 tahun terakhir (Kemenkes, 2018). Menurut SDKI 2010 di Indonesia hanya 10%  bayi yang memperoleh  ASI pada hari pertama, yang diberikan ASI kurang dari 2 bulan sebanyak 73%, yang diberikan ASI 2 - 3 bulan sebanyak 53% yang diberikan ASI 4-5 bulan sebanyak 20% dan menyusui ekslusif sampai usia 6 bulan sebanyak 49% (Kemenkes, 2018). Prevalensi pemberian ASI eksklusif di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung relatif rendah (57,6%) pada tahun 2018 bulan  Januari - Juni. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya manfaat ASI eksklusif, perawatan payudara dan tehnik menyusui yang benar dalam keberhasilan menyusui. Metode penelitian quasi eksperimental, dengan one group pretest-posttest design without control. Sampel penelitian menggunakan total sampling. Sampel dalam penelitian ini seluruh ibu hamil mulai usia kehamilan 32 minggu sampai usia kehamilan 42 minggu sebanyak 78 responden. Instrumen  penelitian  berupa  kuesioner pre dan post. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan t-test dependent. Hasil penelitian diketahui bahwa ada pengaruh signifikan antara pengetahuan ibu sebelum (pretest) maupun sesudah (posttest) setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang ASI Eksklusif, perawatan payudara dan teknik menyusui yang benar di Bangka Belitung.

 


Keywords


Empowerment; Pregnant mother; Breastfeeding; exclusive breastfeeding

Full Text:

PDF INDONESIA

References


Bahriyah, F., Putri, M., & Jaelani, K. A. (2017). Hubungan Pekerjaan Ibu Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi. Journal Endurance. https://doi.org/10.22216/jen.v2i2.1699

Chowdhury, R., Sinha, B., Sankar, M. J., Taneja, S., Bhandari, N., Rollins, N., … Martines, J. (2015). Breastfeeding and maternal health outcomes: A systematic review and meta-analysis. Acta Paediatrica, International Journal of Paediatrics. https://doi.org/10.1111/apa.13102

Fikawati, S., & Syafiq, A. (2009). Penyebab Keberhasilan dan Kegagalan Praktik Pemberian ASI Eksklusif. Kesmas: National Public Health Journal. https://doi.org/10.21109/kesmas.v4i3.184

Ida, I., & Irianto, J. (2015). Pemberian Dukungan Untuk Menyusui Asi Eksklusif Enam Bulan Di Puskesmas Kemiri Muka, Depok, Jawa Barat Tahun 2011. Jurnal Kesehatan Reproduksi.

Indrasari, N., Kebidanan, D. J., Tanjungkarang, P., Kunci, K., Pengetahuan, :, & Payudara, P. P. (2016). Penelitian Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Pelaksanaan Perawatan Payudara. Jurnal Keperawatan.

Kemenkes, R. (2018). Pedoman Pekan Asi Sedunia (PAS) Tahun 2018. Direktorat Gizi Masyarakat.

Kurniawan, B. (2013). Determinan Keberhasilan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Jurnal Kedokteran Brawijaya.

Piro, S. S., & Ahmed, H. M. (2020). Impacts of antenatal nursing interventions on mothers’ breastfeeding self-efficacy: An experimental study. BMC Pregnancy and Childbirth. https://doi.org/10.1186/s12884-019-2701-0

Sari, I., & Mulyono, B. (2012). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Bekerja Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Desa Sumberejo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Tahun 2011. Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): JURNAL KEBIDANAN Publisher: Jurnal Kebidanan.

Undang-Undang Kesehatan No 36. (2009). UU no. 36 tahun 2009. Sekretariat Negara RI.

Widdefrita, & Mohanis. (2013). Peran Petugas Kesehatan Dan Status Pekerjaan Ibu Dengan Pemberian Asi Ekslusif. JKMA: (Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas) (Andalas Journal of Public Health). https://doi.org/10.24893/jkma.8.1.40-45.2013

Yustianingrum, L. N., & Adriani, M. (2017). Perbedaan Status Gizi dan Penyakit Infeksi pada Anak Baduta yang Diberi ASI Eksklusif dan Non ASI Eksklusif. Amerta Nutrition. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i4.2017.415-423




Copyright (c) 2020 wina aguszulkia, rezka nurvinanda

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521