HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN KETIDAKTERATURAN SIKLUS MENSTRUASI DI PUSKESMAS SIMPANG TIGA PEKANBARU TAHUN 2017



Susi Hartati(1*), Desmariyenti Desmariyenti(2)

(1) Akademi Kebidanan Sempena Negeri Pekanbaru jalan Sukarno Hatta Gang Handayani 1 no.1 Pekanbaru Riau
(2) Akademi Kebidanan Sempena Negeri Pekanbaru jalan Sukarno Hatta Gang Handayani 1 no.1 Pekanbaru Riau
(*) Corresponding Author

Abstract


 

 

The Indonesian Demographic and Health Survey recorded 58% of women of reproductive age use modern contraception, 32% of whom use injectable contraceptives. One  the side effects of 3 month injection is the irregularity of the menstrual cycle. The purpose of this study is to determine the corelation between use of family planning injections 3 months with irregularity of menstrual cycle at the Simpang Tiga Puskesmas of Pekanbaru in 2017..This research method using the type Quantitative with cross sectional design. Sampling technique using consecutive sampling, population in this study amounted to 503 people and sample numbered 223 people. Data primary and using checlist sheet. The analysis used is univariate and bivariate by using SPSS of computeritation. The result of research showed that the irregularity of menstrual cycle was the most experienced by respondents who used injectable contraception of 3 months more than one year as many as 186 respondens (83.4%). Respondents who did not experience menstrual abnormalities when using 3 month injectable contraception amounted to 37 respondens (16.6%). Based on the result of chi square test, p_value 0,045 and α = 0,05 means Ha is accepted and Ho is rejected, it means there is a significant correlation between the duration of 3 month injection contraception with irregular menstrual cycle at SimpangTigaPuskesmas of Pekanbaru acceptors' understanding of contraceptive side effects and use of contraceptives when reviewed so that the actors know and are able to cope with the side effects they experience.

Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia mencatat 58% wanitausia reproduksi menggunakan kontrasepsi modern, 32% di antaranya menggunakan kontrasepsi suntikan. Salah satu efek samping KB Suntik 3 bulan mengalami  ketidakteraturan siklus menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan ketidak teraturan siklus menstruasi di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru Tahun 2017. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan  sampel menggunakan consecutive sampling, populasi penelitian ini berjumlah 503 orang dan sampel berjumlah 223 orang.Pengumpulan data menggunakan data primer dan lembarcheclist. Analisa Data menggunakanunivariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS melalui sistem kompterisasi. Hasil penelitian didapatkan ketidak teraturan siklus menstruasi paling banyak dialami oleh responden yang menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan lebih dari satu tahun sebanyak 186 responden (83,4%). Responden yang tidak mengalami kelainan menstruasi menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan sebesar 37 responden (16,6%). Berdasarkan hasil uji chi square diperoleh nilai 14pvalue">  0,045 dan α = 0,05, artinya Ha diterima dan Ho ditolak, berartiadahubungan yang signifikan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan  ketidak teraturan siklus menstruasi di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Saran bagi bidan sebaiknya selalu memberikan  informasi dan mengulangi pemahaman akseptor tentang efek samping kontrasepsi dan penggunaan alat kontrasepsi saat ditinjau kembali sehingga akeptor mengetahui dan mampu mengatasi efek samping yang mereka alami.


Keywords


Lama Penggunaan Kb Suntik 3 Bulan dan Ketidakteraturan Siklus Menstruasi

Full Text:

PDF INDONESIA

References


Ekasari, W. U., & Risnawati, R. (2017). Lama Pemakaian DMPA Dengan Gangguan Menstruasi Pada Akseptor KB DMPA. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak Akademi Kebidanan An-Nur, 1(1), 27–33.

Fatmawati, Z., Budihastuti, U. R., Lanti, Y., & Dewi, R. (2017). The Effect of Combined Oral Contraceptives on Sexual Function among Women of Reproductive Age in Jombang District , East Java. 2, 100–112.

Hartanto, H. (2015). Hartanto, H., 2015. Keluarga Berencana & Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Hidayat, A. (2014). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Jannati. (2015). Hubungan Lama Pemakaian Alat Kontrasepsi Suntikan Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Akseptor KB Di Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Tahun 2015. (March).

Kesehatan, J., & Perdana, S. (2018). Perbedaan Siklus Menstruasi Antara Ibu Pengguna Suntik dengan KB IUD. 1, 13–19.

Penelitian, B., Kesehatan, P., & Kesehatan, K. (2013). Riskesdas 2013 : Pengertian.

Perkasa, T., Kesehatan, F. I., & Surakarta, U. M. (2016). Gambaran Efek Samping Pada Akseptor Kontrasepsi Hormonal Di Puskesmas Colomadu.

Sari, A. K., & Wahyuni, A. (2013). The Comparison Normal Menstruation Cycle Return in Progestogen Injection Acceptor and IUD ’ s Acceptor. Mutiara Medika, 13(1), 7–12.

Septalia, R., & Puspitasari, N. (2018). Faktor yang Memengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 5(2), 91. https://doi.org/10.20473/jbk.v5i2.2016.91-98

Setyarini, D. I. (2015). Lama Penggunaan Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) Dan Indeks Massa Tubuh (IMT ) Akseptor Kontrasepso Suntik. 1(1), 8–16.

Sri, E., & Setyowati, A. (n.d.). Correlation use of Injectable Contraceptive Types with Menstruation Pattern Changes in Contraception Acceptor. 799–803.

Yulianti, T. S., Murtati, A., & Maryanti, R. D. (2015). Siklus Menstruasi Pada Akseptor Kb Suntik. Kosala, 3(1), 9–14.




Copyright (c) 2020 Susi Hartati, Desmariyenti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521