Kewenangan Hak Menguasai Negara Atas Hak Ulayat Pada Kawasan Hutan Lindung



Isyrofah Amaliyah Achmad(1*), Ghinmas Risdiwanto(2), Jordy Gerry Rezandy(3)

(1) S.H.
(2) Universitas Airlangga
(3) Universitas Airlangga
(*) Corresponding Author

Abstract


This article aims to analyze about the existence of customary rights in indigenous law Abstract: Customary rights in the Customary Law community have been regulated in the Basic Agrarian Law Act. So the state in this case makes efforts to protect indigenous and tribal peoples in Indonesia while maintaining the usefulness, local wisdom, social and culture in the use of customary rights. This writing aims to further analyze the existence of customary rights in customary communities in the region protected forest. This article uses normative legal research. As stipulated in Article 33 paragraph 3 of the 1945 Constitution that the earth, water and natural resources contained therein are controlled by the state and used for the greatest possible prosperity of the people. By interpreting more specifically the relevance of the issue of customary land rights belonging to indigenous and tribal peoples in protected forest areas with the dynamics in the community.


Keywords


Customary Rights, Customary Law Communities, Protected Forest Areas.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Azhar, Dila Andika. 2019. “Analisis Terhadap Penyimpanan Sertifikat Hak Atas Tanah Oleh Notaris Pada Proses Pengikatan Jual Beli (PJB) (Analisis Putusan Nomor 53/PID.B/2017/PN.BKT).” Soumatera Law Review 2(1).

Faturrahman, Ferry. 2010. “Hukum Pidana Adat Baduy Dan Relevansinya Dalam Pembaharuan Hukum Pidana.” Law Reform 5(2): 1.

Harsono, Boedi. 2012. Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi Dan Pelaksanaannya. Jakarta: Djambatan.

Idham. 2014. “Konsolidasi Tanah Perkotaan Dalam Persfektif Otonomi Daerah Guna Meneguhkan Kedaulatan Rakyat Dan Negara Berkesejahteraan.” Universitas Islam Bandung.

———. 2019. “Pendaftaran Tanah Dan Penerbitan Sertipikat Dalam Perspektif Free Trade Zone (FTZ) Di Kampung Tua, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.” Soumatera Law Review 2(1): 94–114.

Jasimr, Jasmir. 2018. “Pengembalian Status Hukum Tanah Ulayat Atas Hak Guna Usaha.” Soumatera Law Review 1(1): 92.

Kurnia Warman, Syofiarti. 2012. “Pola Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat Di Sumatera Barat (Sengketa Antara Masyarakat Vs Pemerintah).” Masalah-Masalah Hukum 41(3).

Laurensius Arliman S. 2016. “Wacana Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana Atau GBHN Sebagai Landasan Pembangunan Negara Berkelanjutan.” Jurnal Manajemen Pembangunan 3(1): 83–108.

———. 2018a. “Hukum Adat Di Indonesia Dalam Pandangan Para Ahli Dan Konsep Pemberlakuannya Di Indonesia.” Jurnal Selat 5(2): 177–90.

———. 2018b. “Peranan Metodologi Penelitian Hukum Di Dalam Perkembangan Ilmu Hukum Di Indonesia.” Soumatera Law Review 1(1).

———. 2019. Ilmu Perundang-Undangan Yang Baik Untuk Negara Indonesia. Yogyakarta: Deepublish.

Limbong, Bernhard. 2012. Konflik Pertanahan. Jakarta: Pustaka Margaretha.

Maria SW Sumardjono. 2010. Tanah Dalam Perspektif Hak Ekonomi Sosial Dan Budaya. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Marzuki, Peter Mahmud. 2007. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.

Muhamad Rasyad. 2019. “Pembuatan Akta Perdamaian Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat Melalui Notaris Di Kabupaten Agam.” Soumatera Law Review 2(1): 5–10. http://waset.org/publications/14223/soil-resistivity-data-computations-single-and-two-layer-soil-resistivity-structure-and-its-implication-on-earthing-design%0Ahttp://www.jo-mo.com/fadoohelp/data/DotNet/Ethical securty.pdf%0Ahttp://link.springer.com/10.10.

Nasrul, O K Y. 2019. “Pemanfaatan Tanah Aset PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat Oleh Pihak Ketiga.” Soumatera Law Review 2(1): 150–71.

Ngakan, Putu Oka. 2005. Dinamika Proses Desentralisasi Sektor Kehutanan Di Sulawesi Selatan, Sejarah, Realitas Dan Tantangan Menuju Pemerintahan Otonomi Yang Mandiri. Bogor.

Putri, Rianda Prima. 2018. “Pelaksanaan Pemeriksaan Penggabungan Gugatan Ganti Kerugian Dalam Perkara Pidana Di Pengadilan Negeri Kelas 1B Bukittinggi.” Soumatera Law Review 1(1): 176.

Santoso, Urip. 2010. Pendaftaran Dan Peralihan Hak Atas Tanah. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

———. 2012. Hukum Agraria (Kajian Komprehensif). Jakarta: Kencana Prenamedia Grup.

Sumarto. 2012. Penanganan Dan Penyelesaian Konflik Pertanahan Dengan Prinsip Win Win Solution Oleh Badan Pertanahan Nasional RI. Jakarta: Direktorat Konflik Pertanahan Badan Pertanahan Nasiona.

Zakie, Mukmin. 2016. “Konflik Agraria Yang Tak Pernah Reda.” Legality Jurnal Ilmiah Hukum 24(1).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Isyrofah Amaliyah Achmad, Ghinmas Risdiwanto, Jordy Gerry Rezandy

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN: 2620-5904

Web Analytics View My Stats