TRADISI IBU MENYUSUI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI LINGKUNGAN PESISIR PADA WILAYAH KERJA PUSKESMAS POMALAA DENGAN PENDEKATAN ETNOGRAFI



Rosmiati Rosmiati(1*), Muhdar Muhdar(2), Ekawati Saputri Saputri(3)

(1) Universitas Sembilanbelas November Kolaka
(2) Universitas Sembilanbelas November Kolaka
(3) Universitas Sembilanbelas November Kolaka
(*) Corresponding Author

Abstract


Exclusive breastfeeding is beneficial for the development of the baby and prevents the risk of breast cancer, uterine cancer and other diseases. However, the coverage of breast milk in Indonesia is not optimal, namely more than half of the 5 million babies born. The coverage of exclusive breastfeeding in Kolaka Regency was 47.6% and Pomalaa Health Center was 54.2% in 2016. This study aims to explore using an ethnographic approach to the tradition of breastfeeding mothers by giving exclusive breastfeeding in the coastal environment in the Pomalaa Health Center working area. This study uses a qualitative research design with an ethnographic approach. The number of respondents as many as 7 people using the sampling technique, namely purposive sampling. The results of this study are that women of the Bajo tribe in the coastal area of Pomalaa still practice their traditions/beliefs in breastfeeding their babies, namely giving honey and acid to their babies after giving birth so that it has an impact on not optimal exclusive breastfeeding.

ASI eksklusif bermanfaat bagi tumbuh kembang bay, meningkatkan kecerdasandan mengurangi risiko anak terkena diabetes dan obesitas. Namun demikian, cakupan ASI di Indonesia belum optimal yaitu lebih dari setengah dari 5 juta bayi yang lahir yang mendapat ASI eksklusif. Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Kolaka sebesar 47,6%dan Puskesmas Pomalaa sebesar 54,2 % pada tahun 2016, dimana persentace cakupan ASI eksklusif tersebut belum mencapai target yang ditetapkan sebesar 80%. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi menggunakan pendekatan etnografi tentang tradisi ibu menyusui dengan pemberian ASI eksklusif di lingkungan pesisir pada wilayah kerja Puskesmas Pomalaa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Jumlah responden sebayak 7 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah bahwa ibu-ibu suku Bajo di wilayah pesisir Pomalaa masih melakukan tradisi/kepercayaan dalam menyusui bayinya yaitu pemberian madu dan asam pada bayinya setelah melahirkan yang dilakukan secara turun temurun. Pemberian makanan/minuman selain ASI ini memberikan dampak bagi pemberian ASI eksklusif yang tidak optimal sehingga perlu peran petugas kesehatan untuk memberikan informasi tentang memyusui dengan pemberian ASI Eksklusif.


Keywords


Tradition, Breastfeeding, Exclusive Breastfeeding

Full Text:

PDF INDONESIA

References


Afiyanti, Y., & Rachmawati, I. N. (2014). Metodologi Penelitian dalam Riset Keperawatan. Depok: PT. RajaGrafindo Persada.

Arianti, E. (2019). Hubungan Faktor Predisposisi dan Pendukung dengan Pemberian Air Susu Ibu Selama 2 Tahun di Desa Simpang Balik Bener Meriah. Serambi Saintia : Jurnal Sains Dan Aplikasi, 7(1), 26–29. https://doi.org/10.32672/jss.v7i1.989

Bahriyah, F., Putri, M., & Jaelani, A. K. (2017). Hubungan Pekerjaan Ibu Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sipayung. Jurnal Endurance, 2(2), 113–118. https://doi.org/10.22216/jen.v2i2.1699

Creswell, J. W. (2007). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approache. California: Sage Publications, Inc.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka. (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka. Kabupaten Kolaka.

Hamidah, S. (2016). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan. Jurnal Kebidanan, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.30736/midpro.v8i1.2

Hervilia, D., Dhini, & Munifa. (2016). Pandangan Sosial Budaya terhadap ASI Eksklusif di Wilayah Panarung Palangkaraya. Indonesian Journal of Human Nutrition, 3(1), 63–70. https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2016.003.Suplemen.5

Irawan, J. (2018). Hubungan Inisiasi Menyusu Dini ( IMD ) dan pemberian Air Susu Ibu ( ASI ) Eksklusif di RSUD Wangaya. Skala Husada, 5(1), 1–7. Retrieved from http://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JSH/article/download/218/89

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Situasi dan Analisis ASI Eksklusif. Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, pp. 1–7. Retrieved from http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-asi.pdf

Lancet, T. (2016). Breastfeeding: Achieving the new normal. The Lancet, 387(10017), 404. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)00210-5

Ludin, H. B. (2009). Pengaruh Sosial Budaya Masyarakat Terhadap Tindakan Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekan Baru (Universitas Sumatera Utara). Retrieved from http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/6742?show=full

Marfu’ah, S., & Wijayanti, I. T. (2019). Hubungan Tradisi Dalam Pemberian MP-ASI dan Teknik Menyusui dengan Kejadian Pemberian MP-ASI Dini di Desa Trimulyo Kecamatan Kayen Kabupaten Pati. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 10(2), 84–97. https://doi.org/10.33666/jitk.v10i2.224

Maswarni, & Hildayanti, W. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Menyusui Tidak Memberikan ASI Secara Eksklusif Di Puskesmas Sidomulyo Kecamatan Tampan Pekanbaru. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 9(2), 144–151. https://doi.org/10.37859/jp.v9i2.1329

Pakpahan, R. (2019). Gambaran Pengetahuan Ibu Menyusui Tentang Pemberian ASI Eksklusif di Desa Bandar Purba Kecamatan Mardinding Kabupaten Karo tahun 2018. Excellent Midwifery Journal, 2(2), 47–59. Retrieved from http://jurnal.mitrahusada.ac.id/index.php/emj/article/view/94/59

Prastiwi, R. S. (2019). Pendidikan Kesehatan Sarana Bidan Dalam Merubah Perilaku Tradisional Masyarakat Indonesia. Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 8(2), 137–143. https://doi.org/10.30591/siklus.v8i2.1378

Profil Puskesmas Pomalaa. (2017). Target Pencapaian ASI Eksklusif. Puskesmas Pomalaa.

Rhokliana, Aisyah, S., & Chandradewi, A. (2011). Hubungan Sosial Budaya dengan Pemberian ASI pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Keruak Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Kesehatan Prima, 5(2), 765–777.

Sadli, M. (2019). Hubungan Sosial Budaya Dan Peran Petugas Kesehatan Dengan Perilaku Pemberian Mp-Asi Dini Pada Bayi Usia 0-6 Bulan. Jurnal Kebidanan, 11(1), 15–23. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v11i01.326

Setyaningsih, F. T. E., & Farapti. (2018). Hubungan Kepercayan dan Tradisi Keluarga pada Ibu Menyusui dengan Pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Sidotopo, Semampi, Jawa Timur. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 7(2), 160–167. https://doi.org/10.20473/jbk.v7i2.2018.160-167

Sitopu, S. . (2011). Perilaku Ibu Menyusui tentang Pemberian ASI Eksklusif di Desa Sukaraya Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Darma Agung, 23, 65–69.

Sjawie, W. A., Rumayar, A. A., & Korompis, G. E. C. (2019). Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Tuminting Kota Manado. Jurnal KESMAS, 8(7), 298–304. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/26607/26228

Soetjiningsih. (2012). ASI Petunjuk untuk Tenaga Kesehatan. Jakarta: EGC.

UNICEF. (2016). Jutaan Bayi di Indonesia Kehilangan Awal Terbaik dalam Hidup Mereka. Jakarta.

Yusrina, A., & Devy, S. R. (2016). Faktor yang Mempengaruhi Niat Ibu Memberikan ASI Eksklusif di Kelurahan Magersari, Sidoarjo. Jurnal Promkes, 4(1), 11–21. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20473/jpk.V4.I1.2016.11-21




Copyright (c) 2020 Rosmiati, Muhdar, Ekawati Saputri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521