PENGARUH SENAM DISMENOREA TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA PADA MAHASISWA AKBID SEMPENA NEGERI PEKANBARU



Nelfi Sarlis(1*), Ifni Wilda(2)

(1) AKBID SEMPENA NEGERI PEKANBARU JL. Soekarno Hatta, Gang Handayani I No.I Pekanbaru
(2) AKBID SEMPENA NEGERI PEKANBARU JL. Soekarno Hatta, Gang Handayani I No.I Pekanbaru
(*) Corresponding Author

Abstract


According to the World Health Organization (WHO) in 2010 the incidence of dysmenorrhoea was 1,769,425 people, 90% of women who experienced mild dysmenorrhea and 10% had severe dysmenorrhoea. Dysmenorrhea is menstrual pain that is felt by women who will or are menstruating in the lower abdomen or at the waist, are like heartburn, such as pain, and like prickling. Prevention can be done by doing gymnastics or called dysmenorrhoea exercise. Mild exercise such as gymnastics is highly recommended to reduce dysmenorrhea. The purpose of this study is to prove that there is an effect of dysmenorrhoea exercise on the reduction of dysmenorrhoea in the students of Academy of Midwifery Sempena Negeri Pekanbaru. The type of research used is quantitative with the design of the study using the Intact-Group Comparison Quasi Experiment design. The population in this study were 30 young women with dysmenorrhoea. Samples taken by 15 groups were treated with 15 groups of people not treated. The sampling technique uses purposive sampling. The data collection tool uses dysmenorrhoea exercise observation sheets and pain scale checklist sheets. Data analysis was carried out with the help of the SPSS system with the Mann-Whitney non parametric test. The results of the study using the Mann-Whitney nonparametric test showed p-value of 0.001 and because of p-value 0.001 <0.05 (α), Ho was rejected, which means there was an effect of gymnastics on dysmenorrhoea in decreasing Academy of Midwifery Sempena Pekanbaru students. It is expected that respondents can do dysmenorrhoea exercise as an alternative to non-pharmacological therapy for the management of dysmenorrhea.

Menurut data dari World Health Organization (WHO) tahun 2010 didapatkan angka kejadian dismenorea sebesar 1.769.425 jiwa 90% wanita yang mengalami dismenorea ringan dan 10% mengalami dismenorea berat. Dismenorea adalah nyeri haid yang dirasakan wanita yang akan atau sedang haid di perut bawah atau di pinggang, bersifat seperti mulas-mulas. Salah-satu pencegahan yang dapat dilakukan dengan cara melakukan senam atau disebut dengan senam dismenorea. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan ada pengaruh senam dismenorea terhadap penurunan dismenorea pada mahasiswa Akbid Sempena Negeri Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif dengan desain penelitian  menggunakan rancangan  Quasi Eksperiment yang bersifat Intact-Group Comparison. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri yang mengalami dismenorea berjumlah 30 orang. Sampel yang diambil 15 orang kelompok diberi perlakuan 15 orang kelompok tidak diberi perlakuan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi senam dismenorea dan lembar checklist skala nyeri. Analisis data dilakukan dengan bantuan system SPSS dengan uji non parametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian dengan menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney menunjukkan p-value 0,001 dan karena p-value 0,001 < 0,05 (α) maka Ho ditolak yang berarti ada pengaruh senam dismenorea terhadap penurunan dismenorea pada mahasiswa Akbid Sempena Negeri Pekanbaru


Keywords


Dysmenorrhoea, Gymnastic Dysmenorrhea

Full Text:

PDF INDONESIA

References


Abbaspour, Z., Rostami, M., & Najjar, S. (2004). J Res Health Sci. The Effect of Exercise on Primary Dysmenorrhea. Retrieved from http://jrhs.umsha.ac.ir/index.php/JRHS/article/view/482/pdf_16

Deswani, Sri Maryani, R. I. (2018). Gymnastic and Warm Compression Effecton Dysmenohrea Adolescence Overcoming Behavior. Asian Journal of Applied Sciences, 06(05).

Dehghanzadeh, N., Khoshnam, E., & Nikseresht, A. (2014). The Effect of 8 Weeks of Aerobic Training on Primary Dysmenorrhea. European Journal of Experimental Biology , 4(1): 380-382.

Gui-Zhou, H. (2010). Prevalence of Dysmenorrhoea In Female Students In a Chinese University: A Prospective Today. Health Journal.

Harry. (2007). Mekanisme Endorphin Dalam Tubuh.

Heidari, L. M., Jourkesh, M., & Ostojic, S. M. (2011). Compared Incidence Dysmenorrhea Between A and B Behavior Types of University Female Student Athletes and Non-Athletes. Annals of Biological Research, 2(2): 452-459

Jerdy, S. S., Hosseini, R. S., & Eivazi, M. G. (2012). Effect of Stretching Exercises on Primary Dysmenorrhea In Adolescent Girls. Biomedical Human Kinetics, 4: 127-132

Maruf, F. A., Ezenwafor, N. V., Moroof, S. A., Adeniyi, A. F., & Emmanuel, O. C. (2013). Physical Activity Level and Adiposity: Are They Associated with Primary Dysmenorrhea in School Adolescents? African Journal of Reproductive Health , 17(4): 167

Nugroho. (2014). Obgyn : Obstetri Dan Genekologi. Yogyakarta: Nuha Medika.

Osuya, Y. (2005). Dysmenorrhoea In Japanese Women. International Journal of Gynecology and Obstetrics.

Proverawati, & Misaroh. (2009). Menarche Menstruasi Pertama Penuh Makna. Yogyakarta: Nuha Medika.

Reeder, S. J., Leonide, L., & Griffin, D. K. (2011). Keperawatan Maternitas Kesehatan Wanita, Bayi, dan Keluarga Volume 2. Jakarta: EGC

Sophia, F., Muda, S., & Jumadi. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Dengan Dismenore Pada Siswi Smk Negeri 10 Medan Tahun 2013 Universitas Sumatra Utara.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Suparto. (2011). Efektifitas Senam Dismenore Dalam Mengurangi Dismenore Pada Remaja Putri. Diunduh Tanggal 12 November 2015.

Verawaty, N., & Rahayu, L. (2012). Merawat dan Menjaga Kesehatan Seksual Wanita. Bandung: Grafindo Media Pratama.

Wirakusumah, E. (2004). Tips dan Solusi Agar Tetap Sehat, Cantik dan Bahagia di Masa Menoupose. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Wirawan. (2010). Dismenorea (Nyeri Haid). Terdapat Dalam http://blogdokter.net/2010/03/09/dismenore-nyeri-haid/ diakses tanggal 25 Agustus 2016.

Yulius. (2013). Hubungan Sikap Tentang Menstruasi dengan Penanganan Dismenore Pada Mahasiswa Semester III Program Studi D3 Kebidanan STIKES Husada Jombang Skripsi Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan STIKES Husada Jombang.




Copyright (c) 2020 Nelfi Sarlis, Ifni Wilda

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521